Categories: Artikel Opini

Buku Tidak Akan Usang Ditengah Kemajuan Teknologi Digital

Membiasakan diri untuk membaca sepertinya sangat sulit dilakukan masyarakat Indonesia, hal tersebut bisa kita lihat dari hasil survei Central Connecticut State University (CCSU) pada Maret 2016 yang menempatkan Indonesia diperingkat 61 dari 62 negara mengenai literasi. Ditambah lagi dengan fasilitas yang kurang memadai khususnya di daerah kecil seperti kabupaten Subang.

Fasilitas umum seperti perpustakaan daerah seperti kurang baik dalam pengelolaannya, hal tersebut bisa dilihat dari kelengkapan koleksi bukunya dan tempatnya yang tidak menarik minat masyarakat untuk berkunjung, masalah tersebut seharusnya menjadi fokus pemerintah daerah dalam memajukan sumber daya manusianya.

Toko buku yang seharusnya menjual kebutuhan gizi otak manusia sangat sulit ditemui di daerah tercinta kita ini. Kita hanya bisa menjumpai satu atau dua kali dalam setahun event seperti bazar buku dan Gramedia Expo yang belum lama ini diselengarakan meskipun kembali kita lihat sangat sepi pengunjung, saya pernah iseng menanyakan kepada salah satu panitia Gramedia Expo pada waktu itu “Kapan mas Gramedia buka cabang di Subang?” Tentunya saya sudah memprediksi jawaban dari pertanyaan tersebut “Aduh mas dilihat dari pengunjungnya saja dari kemarin sangat sedikit.”

Dari hal tersebut memang kesadaran pentingnya membaca harus dimulai dari diri kita masing-masing, seperti yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang yang mengkampanyekan kembali bahwa buku merupakan kebutuhan bagi manusia.

Dalam rangka memperingati hari buku nasional yang jatuh pada tanggal 17 Mei 2019 mahasiswa Fikom melakukan kunjungan ke taman bacaan Dahana yang berlokasi di Cibogo kabupaten Subang. Sejumlah peserta terlihat antusias dan tidak lupa mempublikasikannya di media sosial masing-masing, hal tersebut dilakukan untuk mengajak masyarakat menjadikan membaca bukan lagi kebiasaan yang kuno.

Ditengah kemajuan teknologi digital yang semakin hari tidak lagi bisa dikontrol, dengan membaca kita bisa meminimalisir terjadinya hoaks yang sering kita temui di media sosial. Dengan kemajuan teknologi digital tersebut memang pada kenyataannya kita seringkali terbuai dengan fitur-fitur yang ada pada gadget kita, maka tidak ada salahnya jika fenomena tersebut bisa kita katakan “Teknologi adalah Candu”.

Sebenarnya kemajuan teknologi digital bisa juga meningkatkan literasi masyarakat dengan mengunduh aplikasi iPusnas, kita bisa meminjam buku secara digital dan legal melalui smartphone secara gratis, namun kembali lagi kepada diri masing-masing minat atau tidak?. Untuk menumbuhkan minat tersebut saya mencoba mengutip pernyataan dari duta baca Indonesia Najwa Shihab “Carilah buku yang membuatmu jatuh cinta membacanya, maka dengan itu kamu akan berusaha menjadi kekasih terhebatnya”.

Kekey Nugraha
Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Komuniasi UNSUB

Recent Posts

  • Artikel

Cerita Saya Dapat Gaji Pertama dari Google Adsense

Hello teman-teman milenial dimanapun Anda berada. Dalam kesempatan kali ini, saya akan sharing pengalaman pertama…

4 tahun ago
  • Artikel
  • Buku

Momentum Hari Buku, Penulis Subang Terbikan Buku Antologi Puisi Esai: Makna Hidup

Bertepatan dengan Hari Buku Nasional Teguh Deni Aljabar menerbitkan buku yang berjudul “Antologi Puisi Esai:…

4 tahun ago
  • Artikel
  • Buku

Vera Listiadara Terbitkan Buku Berjudul Aksara Mimpi

Setiap manusia memilik peluang yang sama untuk meraih apa yang dicita-citakan, karena setiap proses mengantarkan…

4 tahun ago
  • Artikel

Sinopsis Novel Rindu Pulang

Novel Rindu Pulang menceritakan seorang suami yang tiba-tiba harus memakai alat pelindung diri (APD) lengkap…

4 tahun ago